Berita Utama

Viral Video Penolakan Terhadap Media dan LSM, Apdesi Sukabumi Tuai Kecaman

OPINI RAKYAT, Sukabumi – Menyebarnya video viral dikalangan awak media tentang pernyataan sikap Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia(APDESI) Sukabumi yang menyatakan penolakan kepada media dan LSM disikapi serius oleh dedengkot Sergitas Pers Sukabumi (Snipers), pasalnya penyataan tersebut dinilai sudah menyinggung perasaan penggiat insan PERS dan LSM.

“Kami sangat menyayangkan pernyataan tersebut dan kami menilai pernyataan tersebut sangat melukai insan PERS, jangan berstatman seperti itu, karena tidak semua media dan LSM sesuai dengan yang mereka ucapkan kalau pun ada itu oknum” Ujar ketua Snipers Heryanto.

Pernyataan sikap Apdesi Kabupaten Sukabumi dinilai sudah tidak bisa di toleril lagi.

Baca Juga :  Truk Oleng Tabrak Hong Beton di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

“mereka menantang UU 45 atau sikap melawan hukum, UU No 40 tentang PERS, UU No 14 tentang informasi publik , UU No 28 tentang partisipasi pengawasan masyarakat, TAP MPR VIII THN 1999, maka tidak pantas bersangkutan pihak Apdesi berstatmen seperti itu” tegas Heryanto.

Heryanto juga mengungkapkan bahwa isi pesan yang di sampaikan dalam video tersebut malah mengundang reaksi kecaman di berbagai organisasi wartawan serta LSM.

Menanggapi hal tersebut, Ketua umum DPC Apdesi kabupaten Sukabumi Deden deni Wahyudin menjelaskan video tersebut di buat secara spontan karena berawal dari kabar bahwa ada salah satu oknum LSM yang memanggil kades yang terkesan penyidik.

Baca Juga :  Kembali Heboh Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis Anak Di Bawah Umur (PEDOFILIA)

“Kita mengakui ada kekhilapan tidak menyebutkan nama LSM atau sebutan oknum, meskipun dalam video itu ada bahasa melawan media dan LSM yang selalu mengobok-obok desanya.” Ucap Deden

Deden juga mengatakan akan segera melakukan klarifikasi kembali untuk meluruskan tujuan isi pesan dalam video yang sudah menyebar luas ini.

Reporter: Cep Jaya
Editor: Fitrah Ramdan
Email Redaksi: redaksi@opinirakyat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button