Nasional

Hoax Buster : Pemberian Subsidi Kuota Belajar 75 GB Gratis

OPINI RAKYAT, Hoax Buster – Belakangan ini santer beredar tautan yang dibagikan pada perpesanan whatsapp secara berantai yang bertuliskan “subsidi kuota belajar 75 GB”. Tautan tersebut juga tersebar di media sosial seperti Facebook.

Dalam pesan berantai itu juga memuat tulisan yang menerangkan bahwa “link” tersebut berlaku selama 3 hari, namun pada sebagian link yang beredar ada yang menuliskan kadaluarsa link hingga 10 Januari 2021.

Berikut adalah beberapa link yang tersebar :
– http://subsidi.kuotasiswa.guru/?sub=75GB
– http://subsidi.kuotabelajar.xyz/?c=75GB
– http://subsidi.kuotapelajar.pro/?sub=75GB

Baca Juga :  Beredar Isu Aliran Rp 500 Juta Buat Danai Aksi 1310, PA 212: Ngawur Tuh Fitnah

Namun benarkah ada program pembagian subsidi kuota belajar sebanyak 75 gigabite? atau ini hanya hoax

Tangkapan Layar pada perpesanan whatsapp

Penjelasan:

Subsidi Kuota Belajar merupakan bantuan pemerintah bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen yang disalurkan dalam bentuk kuota data internet untuk mendukung kegiatan belajar mengajar jarak jauh selama pandemi COVID-19. 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 2020 tercatat telah menyalurkan subsidi tersebut selama empat bulan sejak September 2020, sebagaimana dilaporkan medcom.id.

Pada 2021, program tersebut rencananya memang akan dilanjutkan oleh pemerintah. 

Baca Juga :  Polda Jabar Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Dalam Kasus Habib Rizieq, Namun Perwakilan FPI Tak Ada Yang Hadir

“Pemerintah masih akan memberikan dukungan terhadap biaya internet bagi murid, siswa, dan guru,” kata Sri Mulyani dalam Outlook Perekonomian Indonesia pada 22 Desember 2020, mengacu berita bisnis.com.

Meskipun demikian, hingga Senin (4/1), Kemenkeu maupun Kemendikbud belum merinci waktu resmi penyaluran bantuan data internet pada tahun 2021.

Dari keterangan tersebut bisa dipastikan bahwa tautan yang tersebar di media sosial dan perpesanan whatsapp bertuliskan “subsidi kuota belajar 75 GB” merupakan hoax penipuan dengan keterangan yang direkayasa.

Reporter : Opinirakyat.com
Editor : Fitrah Ramdan
Email Redaksi : redaksi@opinirakyat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button